Masa Nifas

Masa Nifas Setelah Keguguran / Aborsi

Masa nifas adalah masa yang dihitung sejak seorang ibu melahirkan / keguguran maupun setelah aborsi, minimal masa nifas terjadi minimal 7 hari hingga 6 minggu sesudah proses aborsi berhasil, Untuk melihat contoh Aborsi klik disini. Pada masa masa nifas akan terjadi perubahan-perubahan pada tubuh ibu sehingga organ organ yang berperan dalam masa kehamilan (seperti rahim, serviks, vagina) akan kembali seperti semula saat sebelum hamil.

Darah yang keluar di masa nifas

Pada masa nifas setelah aborsi, terjadi proses keluarnya darah dari vagina , Segera setelah proses aborsi / keguguran selesai, cairan berwarna merah gelap dan mayoritas terdiri dari darah akan keluar dari vagina. Cairan ini disebut lochia rubra, dan berlangsung selama 1-3 hari. Setelah itu, cairan tersebut akan menjadi lebih encer dan berwarna merah muda disebut lochia serosa yang terjadi selama 3-10 hari sesudah proses kelahiran. Pada hari ke 10-14, cairan yang keluar menjadi berwarna kekuningan hingga cokelat, disebut lochia alba.Volume cairan yang keluar biasanya tidak terlalu banyak dan wajar-wajar saja, tidak memiliki bau menyengat, dan keluar nyaris setiap hari selama 2-3 minggu pertama. Urutannya juga biasanya dari cairan berwarna merah tua, merah muda, lalu kecokelatan. Sebanyak 15% wanita bisa mengeluarkan lokia hingga 6 minggu setelah melahirkan, bisa juga terjadi peningkatan volume lokia di hari ke 7 hingga hari ke 14.

Apa yang terjadi pada tubuh selama masa nifas?

Rasa tidak nyaman pada vagina

Terutama pada ibu yang melahirkan normal, bisa terjadi robeknya bagian di sekitar vagina karena bukaan vagina yang tidak cukup untuk mengeluarkan bayi. Tergantung pada tingkat keparahannya, luka ini dapat sembuh dalam beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Jika vagina masih terasa sakit dan mengurangi kenyamanan saat duduk, ibu dapat menggunakan bantal yang bagian tengahnya berlubang.

Rasa sakit pada payudara dan keluarnya ASI

Beberapa hari setelah melahirkan dan selama masa nifas, payudara ibu mungkin terasa kencang dan bengkak. Asi biasanya akan keluar jika usia kehamilan pasien keguguran lebih dari 3 bulan atau menggunakan pompa ASI untuk menghilangkan rasa tidak nyaman pada payudara. Gunakan kompres hangat saat hendak menyusui, dan ketika tidak menyusui, kompres payudara dengan lap dingin. Jika rasa sakit tidak tertahankan, ibu bisa meminta saran dokter terkait obat penghilang rasa sakit yang boleh dikonsumsi ibu menyusui.

Kontraksi

Selama beberapa hari setelah melahirkan, ibu mungkin mengalami kontraksi. Ini berfungsi untuk mencegah perdarahan berlebih dengan cara menekan pembuluh-pembuluh darah yang terdapat di rahim. Kontraksi ini mirip dengan kontraksi yang terjadi pada nyeri perut menstruasi.

Kesulitan buang air kecil

Pembengkakan dan luka pada jaringan yang terdapat di sekitar kandung kemih dan uretra akan membuat ibu kesulitan untuk buang air kecil. Kerusakan pada saraf dan otot yang terhubung pada kandung kemih atau uretra juga dapat menyebabkan ibu mengeluarkan urin tanpa sadar, seperti ketika sedang tertawa, batuk, atau bersin. Kesulitan buang air kecil ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, ibu bisa berlatih senam kegel untuk membantu menguatkan otot-otot pelvis dan membantu mengontrol refleks buang air kecil.

Perubahan emosi

Perubahan mood yang tiba-tiba, perasaan sedih, gugup, dan mudah marah mungkin terjadi pada ibu yang baru melahirkan. Tidak sedikit ibu baru yang mengalami depresi mulai dari depresi ringan hingga parah.

Rambut rontok dan perubahan pada kulit

Saat masa kehamilan, peningkatan beberapa jenis hormon menyebabkan berkurangnya kerontokan rambut. Tetapi setelah melahirkan, rambut yang tidak rontok pada masa kehamilan akan mulai rontok kembali, sehingga terkadang menimbulkan kekhawatiran pada ibu.

Penurunan berat badan

Pada proses melahirkan, biasanya ibu akan kehilangan berat badan hingga 5 kg, ini termasuk berat badan bayi, air ketuban, dan plasenta. Selama masa nifas, ibu bisa kehilangan beberapa kilogram lagi yang terdiri dari cairan-cairan atau jaringan lain yang ikut keluar bersama lokia. Tetapi ibu mungkin masih tetap merasa gemuk, hal ini sangatlah wajar. Untuk mengembalikan berat badan seperti sebelum hamil, ibu disarankan untuk menjaga pola makan yang sehat dan berolahraga rutin.

Yang harus diperhatikan selama masa nifas setelah keguguran

  • Ibu yang baru menjalani masa nifas diperbolehkan untuk melakukan aktivitas ringan hingga sedang, jangan membawa beban terlalu berat karena hal tersebut akan memperderas aliran darah nifas anda.
  • Makan makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu.
  • Penuhi kebutuhan cairan dalam tubuh anda dan dilarang melanggar pantangan yang sudah diberikan oleh DOKTER ANGEL.
  • Mintalah nasihat dokter terkait obat-obatan yang boleh dan tidak boleh diminum. Tidak sedikit obat-obatan tradisional yang dipercaya dapat membantu ibu selama masa nifas. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat tertentu.
  • Jika ada kelainan yang terjadi (seperti misalnya ibu tiba-tiba demam, atau perdarahan tidak berhenti, rasa sakit pada perut, dan sulit mengontrol pergerakan otot untuk buang air) ibu harus segera konsultasi ke Dokter Angel melalui Whatsapp 083831465622 . Komplikasi masih mungkin terjadi selama masa nifas sehingga penanganan dan perawatan yang segera dapat membantu menyelamatkan nyawa ibu jika terjadi sesuatu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *